Rabu, 19 September 2012

Profil Perguruan Ws Pamungkas

WS PAMUNGKAS INDONESIA

ARTI WAHYU SEJATI PAMUNGKAS

         Kata Wahyu Sejati Bukanlah Berarti Firman Allah, Tetapi Berasal Dari Tiga Suku Kata WAHYU Yang Berarti Kesatuan ilmu, SEJATI = Sebenarnya, Sesungguhnya atau Hakekat,dan PAMUNGKAS Yang Berarti Terakhir.
" Jadi Wahyu Sejati Pamungkas adalah suatu satu kesatuan ilmu yang menyingkap misteri-misteri dan fakta  untuk menemukan sesuatu yang sebenarnya SAMPAI hakekat terakhir ".
Dengan tersingkapnya misteri tersebut dengan ilmu, maka segala  sesuatu  “Kegaiban menjadi gamblang”. Mengapa ada Kesaktian Tenaga Dalam, Hipnotisme, Mistic, Magic, Kebal Senjata, Kebal Api, Pukulan Jarak Jauh dsb, Karena : KATA MASUK AKAL HANYALAH BAGI ORANG YANG AKAL ILMUNYA SAMPAI.Dengan demikian  belajar Wahyu Sejati Pamungkas akan terhindar dari resiko belajar  bertahun-tahun tidak pernah sampai. Karena pada tahap tertentu segala misteri yang tidak masuk akal disingkap dengan jelas dan gamblang bahkan untuk melakukanya.

WS PAMUNGKAS BUKAN ALIRAN KEPERCAYAAN, KEAGAMAAN ATAU POLITIS
Sebagai kesatuan ilmu beladiri dan kesehatan maka Pernafasan Inti Tenaga Dalam Wahyu Sejati dapat dipelajari oleh siapa saja dan untuk agama apapun juga, karena Wahyu Sejati bukanlah aliran kepercayaan, keagamaan & politis.

WS PAMUNGKAS BERDASARKAN PANCASILA DAN UUD’45
Sebagai organisasi sosial yang beraktifitas pada olah raga, olah nafas dan olah batin, WS Pamungkas secara sah terangkum dalam AD/ART WS Pamungkas yang dibina oleh pihak Kepolisian dan Kemiliteran dengan Badan Hukum Lembaga No  : 01/09/11/2009 TPN :33/2009/PN.SKH. Serta sebagai anggota Ikatan Beladiri Tenaga Dalam Indonesia {IBETADO} Sehinga mutu dan kualitas serta gunanya telah terjamin dengan baik, tidak mengarah kepada penyimpangan atau SARA .
Lembaga WS PAMUNGKAS sebagai wadah atau sarana mengembangkan kesehatan jasmani dan rohani, pendidikan mental semua generasi, pelatihan beladiri pernafasan tenaga dalam, pengolahan kebatiniahan, meningkatkan kesatuan dan persatuan persaudaraan serta melaksanakan terapi pengobatan alternatif sebagai tanda pengabdian kepada masyarakat dan persembahan Ibadah Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

SUMBER KEILMUAN WS PAMUNGKAS
“ALLAH YANG HAK ATAS SEGALA ILMU DAN KESAKTIAN “
adalah lafadz yang mendasari penggalian kekuatan, baik yang difungsikan untuk kesehatan, penyembuhan serta penjernihan pikiran. Pengembangan kharisma, wibawa maupun fungsi kesaktian beladiri, sehingga dapat memperdalam atau memperkokoh iman & ketauhitan bagi yang mempelajarinya

WS PAMUNGKAS SEBAGAI BELADIRI “INTI” TENAGA DALAM
Sebagai beladiri inti tenaga dalam Wahyu Sejati Pamungkas (WSP) memiliki metode-metode laku tersendiri yang berbeda dengan kebanyakan beladiri tenaga dalam lainnya secara umum, karena itu sesuai dengan bentuk tata lakunya yang disebut : Pernafasan Inti Tenaga Dalam, karena dengan Pernafasan Inti segala tingkat sangat cepat tercapai, jika melalui pernafasan-pernafasan biasa yang bukan Inti Tenaga Dalam perlu bertahun-tahun. Disini reflek beladiri yang terpendam dalam diri dibangkitkan dengan P I - P IX Disalurkan untuk daya serang abstrak maupun fisik dengan jurus penyaluran, pertahanan dsb.

WS PAMUNGKAS SEBAGAI BELADIRI BATINIAH
Beladiri Wahyu Sejati Pamungkas mempelajari seni beladiri batiniah untuk mempengaruhi musuh agar takhluk dan hormat. Tanpa konflik fisik atau perkelahian dalam bahasa jawanya “Menang tanpa ngasorake” ilmu mempengaruhi musuh ini terangkum dalam seni ilmu beladiri Wahyu Sejati Pamungkas.

WS PAMUNGKAS BERKEMBANG KARENA FAKTA DAN BUKTI
Pada mulanya orang ragu-ragu dengan materi kontrofersial diselengarakan oleh Perguruan Wahyu Sejati {15 x latihan dapat memecahkan besi baja} yang pada umumnya diperlukan bertahun-tahun namun setelah fakta dan bukti lapangan menunjukan benar dari seluruh hal yang diinformasikan maka Wahyu Sejati berkembang sangat pesat.

PENTINGNYA  BELAJAR SENI BELA DIRI WS PAMUNGKAS

I. Sekarang marabahaya bukan hanya pukulan tangan dan tendangan kaki, tetapi sudah berkembang seirama dengan perkembangan modernisasi dan industri, karena itu Seni Beladiri yang menyentuh ragawi dan kekuatan kebatinan atau kerohanian adalah menjadi tuntutan kehidupan.
II.Sebuah pelajaran di masa lalu berbunyi “Berlatihlah Kamu Memanah & Menunggang Kuda Agar Mampu Menegakkan Kebenaran Di Tengah Kezaliman”.
III.Raga yang sehat terdapat rohani yang sehat pula.

Dari pemahaman I, II dan III ini, maka belajar seni beladiri untuk maksud “KESEHATAN” mampu mengembangkan power beladiri hukumnya “WAJIB” dan mengembangkan olah beladiri “WAHYU SEJATI PAMUNGKAS” adalah suatu ibadah.

0 komentar:

Poskan Komentar